Yang Harus Dilakukan jika Ingin Beli Asuransi Motor

Membeli asuransi motor ialah sebagai salah satu upaya untuk mengalihkan resiko kerugian yang bakal terjadi secara tidak terduga. Misal, terjadi kecelakan kecil yang mengakibatkan motor Anda mengalami kerusakan pada bagian sayap dan depan motor sehingga harus diperbaiki agar dapat digunakan kembali dengan baik. Dalam hal ini, Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperbaiki kondisi kendaraan tersebut, Anda tinggal mengajukan klaim ke perusahan asuransi untuk mengalihkan kerugian tersebut. Artinya, dengan adanya asuransi motor, jumlah kerugian yang Anda tanggung bisa Anda palingkan ke perusahaan asuransi yang Anda pilih.

Asuransi Motor

Memiliki asuransi motor sangat menguntungkan, bukan? Terutama bagi Anda yang sering bepergian, memiliki asuransi motor menjadi upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari kerugian yang datang secara tidak terduga. Bila Anda tertarik untuk membeli asuransi ini, berikut kiat-kiat yang harus Anda lakukan agar dapat membeli asuransi dengan tepat:

Mengetahui syarat pembelian asuransi dan pengajuan klaim

Ketika Anda telah memastikan perusahaan asuransi mana yang Anda pilih, entah itu Sinar Mas, Aca, Allianz, Adira, Jazindo, dan lain sebagainya, maka Anda wajib mengetahui syarat pembelian asuransi dan juga pengajuan klaim. Pada umumnya syarat pembelian asuransi ialah kartu identitas diri dan kendaraan. Sementara syarat pengajuan klaim adalah polis asuransi, kartu identitas, bukti (foto rusaknya kendaraan), dan surat keterangan dari pihak yang berwajib (bila diperlukan). Penting bagi Anda untuk mengetahui hal ini secara jelas dari pihak asuransi agar nantinya proses pendaftaran dan pengajuan klaim relatif mudah dilakukan. Ingat, apabila persyaratan yang Anda sertakan tidak lengkap, besar kemungkinan pihak asuransi akan menunda proses pendaftaran dan juga menolak pengajuan klaim sehingga Anda tidak dapat mengalihkan kerugian yang Anda alami. Oleh karena itu, pastikan Anda memahami dengan baik persyaratan yang diminta oleh perusahaan baik itu pendaftaran maupun pengajuan klaim agar hal tersebut dapat diproses dengan lancar.

Mengecek rekanan bengkel

Rekanan bengkel juga tidak boleh diabaikan karena akan mempermudah Anda ketika menjangkau lokasi untuk melakukan pengajuan klaim. Misal, rekanan bengkel letaknya berada di daerah yang relatif jauh dari tempat tinggal Anda sehingga membutuhkan waktu berjam-jam untuk menjangkaunya. Apabila Anda mengajukan klaim di luar prosedur yakni lebih dari 3×24 jam, bukan tidak mungkin pengajuan klaim asuransi Anda akan ditolak. Untuk itu, perlu mengecek terlebih dahulu rekanan bengkel perusahaan salah satunya melalui website atau situs resmi perusahaan. Peru Anda ketahui, salah satu ciri daripada perusahaan asuransi yang telah terkemuka ialah memiliki rekanan bengkel dalam jumlah yang maksimal sehingga memudahkan para nasabahnya untuk melakukan pengajuan klaim. So, pastikan Anda mengecek rekanan bengkel dengan baik.

Memastikan tarif premi sesuai

Dalam sebuah asuransi dikenal dengan adanya premi. Premi adalah suatu bayaran yang wajib dilunasi oleh para nasabah agar pengajuan klaim nantinya dapat diproses dengan baik. Besar dan kecilnya tarif premi yang Anda tanggung pada umumnya akan disesuaikan dengan harga motor dan jenis perlindungan yang Anda ambil (all risk yakni perlindungan secara menyeluruh atau Total Lost Only yaitu hanya perlindungan yang diberikan apabila motor mengalami kerusakan cukup parah biasanya di atas 75%. Namun, yang perlu Anda catat dalam hal ini adalah biaya premi yang Anda bayar tidak membuat keuangan Anca kacau. Artinya, biaya premi yang Anda tanggung tidak membuat kebutuhan pokok yang lain menjadi tertunda, entah itu biaya makan, pendidikan anak, cicilan rumah, furniture, listrik, ataupun air.

Membeli asuransi menjadi salah satu cara tepat yang dapat dilakukan untuk dapat mengalihkan kerugian dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, jika keuangan Anda memungkinkan segera miliki asuransi ini karena pengajuan klaim baru bisa diproses setelah pembelian asuransi berjalan kurang lebih selama 3 tahun (sesuai dengan prosedur dan kebijakan perusahaan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *